Anda pernah mencoba minuman yang dibuat dari keju? Atau duren bertabur keju dan bakso yang saat digigit juga mengeluarkan lelehan keju yang lembut? Jika Anda memang pemadat keju, acara yang baru-baru ini temanmakan kunjungi adalah ‘surga’ buat Anda.
Dari judulnya saja sudah bisa ditebak "Serbu! Serba Kejumooo Bandung". Acara kuliner yang digelar di Lapangan Gasibu, Sabtu, 7 Juni 2008 lalu ini memang menghidangkan aneka makanan yang menggunakan keju sebagai bahan pembuatnya. Di lapangan yang berhadapan dengan Gedung Sate itu, masyarakat Bandung, tua-muda,anak-anak hingga dewasa, berkerumun untuk bisa menikmati aneka jajanan tradisional serba keju.
Acara yang digagas oleh Kraft, salah satu produsen Keju di Indonesia, memberikan "pencerahan" kepada masyarakat, banyak makanan yang tengah menjadi trend, ternyata bisa dipadupadan dengan keju. Makanya, nggak usah kaget kalau ada yang jual singkong keju, combro keju, surabi keju, cireng, dan cilok keju.
Menurut Ashvin Subramanyam, Marketing Director Kraft Indonesia, pandangan masyarakat tentang keju sudah mulai berubah. Dulu keju sering disebut-sebut sebagai makanan orang barat saja. "Tapi sekarang keju makin memasyarakat karena banyak makanan sehari-hari yang bisa dikombinasikan dengan keju," ujarnya.
Prita Utami, Senior Brand Manager Kraft, acara "Serbu! Serba Kejumooo Bandung" ini menjelaskan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk merangkul semua lapisan masayarakat, baik penjualnya ataupun pembelinya. "Kita berharap budaya kuliner lokal bisa berpadu dengan menu yang lain sehingga akan tecipta keragaman kuliner," ucapnya.
Selain deretan makanan yang beraneka ragam, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran pakar kuliner Bondan Winarno yang terkenal dengan trade mark 'mak nyuss'-nya dan Bara Pattirajawane, pembawa acara kuliner ‘Gula-gula’ di salah satu televisi swasta. (BEM1/06)
|