Kabar gembira bagi Anda yang doyan bir serta sausage khas Jerman. Hotel Aryaduta Jakarta akan kembali menggelar Oktoberfest. Menurut rencana, acara yang selalu gegap-gempita ini akan diadakan di Fetszelt Ballroom, Hotel Aryaduta, pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 16 dan 17 Oktober 2008.
Tahun ini merupakan tahun ke-20 diadakannya Oktoberfest di Jakarta. Jadi, tidak heran bila penyelenggara berharap acara akan berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, band Garmisch-Partenkirchen Blasmusik (yang telah beberapa kali tampil) sudah siap menghibur para hadirin, khusus dengan lagu-lagu khas rakyat Jerman. Pembukaan Oktoberfest '08 akan diadakan pukul 19.00 tanggal 16 Oktober, oleh Stefan Gaessler GM Hotel Aryaduta, bersama Andrew Bunn GM Lufthansa.
Sekadar info, khususnya bagi Anda yang belum tahu, Oktoberfest merupakan pesta rakyat (tradisional) Jerman, atau Bavaria. Dari acara tradisional, acara ini selanjutnya beken ke seluruh dunia sebagai pesta makan dan minum bir. Acara ini sudah mentradisi selama 175 tahun dan setiap tahun secara rutin digelar di Munich-Jerman.
Di kota yang membentang indah di kaki Pegunungan Alpen ini, Oktoberfest diselenggarakan pada sebuah lapangan terbuka di tengah kota. Di arena, atau tepatnya lapangan terbuka yang bernama Lapangan Theresia ini, Oktoberfest tak hanya diselenggarakan 1-2 hari seperti di Jakarta, tapi minimal 2 minggu nonstop (tahun ini diadakan tanggal 20 September sampai dengan 5 Oktober). Areal luas tersebut terbagi dua. Pertama adalah yang terbuka. Di sini digelar semacam pasar malam rakyat dengan komedi putar dan aneka permainan segala usia.
Selain itu, ada pula arena tertutup, berupa tenda raksasa. Di dalamnya puluhan meja yang digelar memanjang selalu penuh dengan aneka hidangan Eropa (produksi Jerman) seperti sosis dan bratwurst, bacon, schnitzel, sauerkraut dan beragam keju serta salad. Sementara gelas-gelas raksasa (bayangkan, rata-rata gelas yang diedarkan berkapasitas 1 liter), berisi bir Jerman ternama, terus mengalir tiada henti. Sejumlah panggung didirikan di dalam arena pesta. Di sanalah band-band dan para pengisi acara menggelar pentas. Mereka tidak hanya sekadar memainkan musik dan menghibur. Mereka bahkan diserahi tanggung jawab mengajak hadirin berpartisipasi dalam acara. Kalau sudah begini, apalagi dengan bir yang terus mengalir ke tenggorokan, tanpa dipaksa ribuan tamu ikut menyanyi, berteriak dan menjerit histeris. Tidak sedikit yang berdansa sambil berjingkrak berputar-putar malah sampai ada yang melompat ke atas meja.
Kehebohan seperti ini bukan hanya terjadi di Munich loh. Hiruk-pikuk serupa juga berlangsung pada Oktoberfest di Jakarta, yang setiap tahun digelar oleh Hotel Aryaduta. Benar-benar tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa acara ini bisa 'mengguncang' Jakarta.
Jadi jangan ketinggalan. Pastikan Anda hadir di Hotel Aryaduta, Jakarta pada tanggal 16 atau 17 Oktober 2008, mulai pukul 7 malam. Nantikan pula liputan khususnya di 'temanmakan.com'.