Home | Cerita Makan | Arsip Artikel
 
Seru dan Bingung di Le Bridge
Cerita Makan | Posted Jun 09, 2009 18:23 PM Reh Franciska

Total Rating page ini : 0/5 Stars
  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5


by
Gambar Lainnya
 

Orang Jakarta boleh merasa beruntung (dibanding orang Bogor atau Bandung), karena "mempunyai" laut. Di Pantai Ancol, semuanya ada; buat segala usia. Ada permainan, ada pemandangan, ada tempat makan, bahkan tempat remang-remang. Ancol juga dikenal sebagai tempat yang terus berkembang; tiap tahun atau mungkin tiap setengah tahun, selalu ada yang baru.

Mulai September 2006, di Pantai Carnaval Ancol (di sisi kawasan mantan sirkuit atau persisnya di kawasan baru Jakarta Baycity) hadir sebuah restoran baru bernama Le Bridge.

Pasti gak susah mengartikan makna nama tersebut; bridge = jembatan. Dan, di situlah letak keunikan 'Le Bridge'. Letaknya bukan di atas tanah, tapi di atas laut; kurang lebih 150 m dari pantai. Untuk mencapainya, pengunjung mesti melalui jembatan dari batu/semen yang bisa ditempuh dari 2 arah.

Pertama melihat 'Le Bridge' dari jalan raya, saya cukup terkejut. "Restoran koq kecil banget seh... ."

Tapi, begitu melangkah mendekat, ternyata La Bridge gak kecil-kecil amat..., ya biasalah. Katanya sih kapasitasnya 180 orang.

Le Bridge memiliki desain bulat alias melingkar seperti donat. Dapur, kasir dsb. ada di bagian tengah. Sementara area pengunjung (meja dan kursi) mengelilinginya. Seru banget, tapi, percaya atau tidak, hal ini membuat bingung pengunjung yang baru pertama kali ke sana. Rata-rata mereka pada komentar: "aduuuh, duduk di sebelah mana ya?"

Malam itu kami juga merasakan hal yang sama. Masalahnya, sekeliling restoran itu adalah laut dan pemandangan yang disajikan sama serunya. Ke Utara memandang deretan lampu di pelabuhan Tanjung Priok, di Selatan ada lampu dan boat-boat di Marina terus di Baratnya Pantai Ancol sedangkan Timur ada laut lepaas.

Susah gak sih milihnya.... Jadi jangan heran kalau ke sana pagi (tempat ini buka jam 07.00 bok), siang, sore atau malem, sebentar-sebentar pasti ada bunyi cekrek, cekrek disusul kilatan blitz. Le Bridge emang bagus banget sih buat potret-potretan. Seandainya Jakarta gak ada macet-macetan, mestinya tempat ini juga bisa jadi tempat hang-out yang seru.

Soal makanan, Le Bridge menyajikan menu srandar kafe; dari yang enteng sampai sedang kaya: banana fritter, pancake, potato wedges, salad, hotdog, hamburger, fusilli, fittucini, spaghetti, chicken wing, chicken gordon blue, chips, french fries, onion ring, calamary, beef/chicken terriyaki, sausage, sandwich, omelet, terus (katanya sih yang terkenal) strawberry smoothies, macem-macem jus sama es krim sundae.

Biarpun rasa hidangannya tidak luar biasa, namun semuanya jauh dari mengecewakan. Spaghetti-nya gak kalah sama yang di American Hamburger; Potato Wedges-nya imbang lah kalau diadu sama yang di American Grill d/h Sizzler; terus es krim Sundae-nya juga gak jauh sama yang di Rasa (Bandung) dan chicken wings-nya berani bersaing sama yang punya Pizza Hut. Harga-harganya juga sedang-sedang saja, antara Rp 11.000 hingga Rp 68.000.

Kekurangan tempat ini, yang langsung kami rasakan adalah tidak adanya buku menu. Sebagai gantinya, yang ada adalah papan tulis jaman dulu (bukan white board loh) yang dipajang di dinding ruang reception merangkap kasir.

Di papan itu, dengan kapur tulis aneka warna, dituliskan segala macem makanan/minuman yang bisa kita pesan. Praktis sih (buat yang punya restoran). Jadi kalau ada menu yang tidak ada lagi ya tinggal dihapus; atau kalau ada menu baru ya tinggal ditulis pakai kapoor.

Tapi, buat tamu, jelas jadi kurang nyaman. Kan jadinya pada ngantri (numpuk) di depan papan tulis itu (gimana lagi week-end yang katanya selalu rame). Padahal, kalau ke restoran kan orang maunya duduk nyantai sambil ngeliat buku menu dan mendiskusikan mana yang mau kita pesan.


 
 
 
 
 
Login Member Area
Email
Password
 
     
 
  • Malam Seru di "Balkan"
    Oleh-oleh dari Banff (2) Di kota kecil dan sejuk (dingin maksudnya) bernama Banff, restoran junk-food (yang

  • Santap Hangat di Cascade
    Oleh-oleh dari Banff (1) Pernah denger nama Banff?  Ini adalah sebuah kota di bagian barat Canada

  • Yang Penting Rame
    Supaya man-teman gak bosen sama cerita pengalaman makan-makannya 'Teman Makan' di luar negeri, saya coba selingin

  • UNTUNG ADA SAMBEL
    (oleh-oleh dari Vancouver 3) Siang itu (dari pagi seh sebenernya), kami habiskan dengan puter-puter ke

Untitled Document
Forum
Makanan khas Nusantara
Tahapan I Set–Up Resto: Feasibility study/Business Plan
Kamu Siapa? Suka Makan Apa?
How To Be A Good Vegetarian?
Artikel Terpopuler
Hidup adalah pilihan
Warung Pasta: Pasta All Nite Long
Spizza : Neverending Promo
Dapur Buntut : Berani Tampil Beda
Tentang Kami
  Pernah gak abis makan di suatu tempat yang enak (atau interiornya unik) dan kamu jadi ingin banget ngasih tahu tempat itu ke saudara atau teman? Selengkapnya
Send Story
Contact Us
  © 2007 Temanmakan.com

      Home   |   Topik Makan  |   Cerita Makan   |   Ulas Makan   |  Berita Makan   |   Bisnis makan   |   Makan Sehat   |   Makan Unik   |    Forum   |