Home | Cerita Makan | Arsip Artikel
 
Penampilan Penang, Rasa...
Cerita Makan | Posted Jan 25, 2010 13:26 PM Reh Franciska

Total Rating page ini : 0/5 Stars
  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5


by
Gambar Lainnya
 

Little Penang, begitu nama rumah makan ini.  Nama tersebut pada sampul muka buku menu didefinisikan lagi sebagai: "a Penang cuisine eating house, the current decor is splendid combination of modernism and the classic's of the tea-ceremony house style".

 

Kalimat cantik itu tergambar jelas pada interior restoran yang ada di Mal Kelapa Gading I, Jakarta ini (di MTA juga ada).  Seperti pada tempat lain yang mengusung suasana Melayu, jendela kayu, kusen, lampu tempel dan lemari klasik ala Cina Peranakan pegang peranan.  Meja-kursi kayu jati tua berukir sederhana serta bingkai foto jadul di setiap meja menambah kentalnya nuansa ala .

 

Kedatangan kami disambut para pelayan berkaus polo berwarna hitam dan abu-abu. Mereka langsung menyodorkan buku menu yang tebalnya minta ampun.

 

Hebatnya, buku menu tersebut bukan cuma tebal karena kertasnya tebal. Menu yang ditawarkan memang banyak banget.  Semuanya, termasuk minuman dan dessert dilengkapi dengan foto berkualitas jempolan.

 

Saya gak sempat menghitung jumlah hidangan yang ditawarkan pada buku menu.  Yang jelas, kami bingung milihnya.  Akhirnya, saya memesan Nasi Sapi Claypot.  Suami pesan Mie Udang Penang dan anak saya pesan Nasi Lemak. 

 

Selain pesanan anak saya, setau saya yang saya dan suami pesan tergolong unik.  Gak sembarang restoran (bahkan yang bergaya peranakan sekalipun) memiliki menu-menu ini.  Menu-menu lainnya, saya perhatikan, juga tidak kalah uniknya.  Ada kelompok yang diberi judul Chef Speciality dan makanannya antara lain: Ayam Goreng Taucheong Merah, Seafood Roll, Nasi Ayam Hainam Bakar/Rebus, Ayam Mangga, Ayam Goreng Belacan, Ayam Cabe Kuning, Kari Kepala Ikan dan Buncis Sambal Ebi.

 

Di jejeran side dishes ada: Oyster Omelette, Tahu Kulit Mayonaise, Kerang Ijo Saus Madu aneka roti bakar dan tentu aja Roti Canai komplit. 

 

Menu lain di antaranya adalah: Udang Mayonaise, Seafood Combo Bakar, Ikan Pari Pakar, Barbeque Iga Sapi dengan Saus Tomat, Set Menu Penang/Chinese, Sapo Nasi Talas, Bubur Seafood, Telur Pitan, Ikan Goreng Tauco dan buwanyak lageee. 

 

Meskipun restoran nyaris penuh, kami senang karena pesanan kami tiba kurang dari 15 menit.  Tapi, saya agak terkejut menerima orderan saya.  Ternyata yang namanya nasi dalam claypot (mangkuk keramik ala Tiongkok) itu bukanlah nasi dengan kuah.  Yang ini kering; asli keringnya.  Saya coba beberapa sendok dan saya langsung tau; yang namanya Nasi Claypot (versi Little Penang) adalah nasi goreng biasa yang diletakkan dalam wadah claypot.

 

Karena namanya Nasi Sapi Claypot, yang menyertainya adalah daging sapi ditambah potongan bakso sapi.  Selebihnya bener-bener sama dengan nasi goreng; yaitu telur (yang dicampur dengan nasi) serta daun bawang dan sambel.

 

Memang sih, rasanya lumayan.  Tapi, saya pikir, kenapa sih mesti mengecoh konsumen dengan nama nasi claypot.  Kalo cuma nasi goreng, bilang aja "nasi goreng".

 

Selagi saya ngomel-ngomel, suami saya tiba-tiba kasih komentar soal makanannya.  Saya intip, bakmi (berbentuk mi kawat/keras) yang ada di piring lonjongnya digoreng ala kering (sedikit minyak) dan tanpa kecap.  Selain telur dan udang, di situ saya lihat juga ada cincangan kucai + taburan ebi.

 

"Rasanya biasa banget, kaya mi goreng pinggir jalan," kata suami.  Nadanya penuh kekecewaan.  Untung, ia rada terhibur sama minumannya yang unik bernama Soya Milk with Cincau and Cendol.

 

Yang gak pake komentar sama sekali adalah anak kami.  Ia sibuk menikmati Nasi Lemaknya yang terdiri atas teri goreng (tanpa balado), telur dadar cincang, ayam goreng, ikan telar ditambah kari daging (terpisah).  Ada juga sambal belacan.  Waktu ditanya, ia cuma mengangguk-angguk sambil bilang, "enaaak... ."


 
 
 
 
 
Login Member Area
Email
Password
 
     
 
  • Malam Seru di "Balkan"
    Oleh-oleh dari Banff (2) Di kota kecil dan sejuk (dingin maksudnya) bernama Banff, restoran junk-food (yang

  • Santap Hangat di Cascade
    Oleh-oleh dari Banff (1) Pernah denger nama Banff?  Ini adalah sebuah kota di bagian barat Canada

  • Yang Penting Rame
    Supaya man-teman gak bosen sama cerita pengalaman makan-makannya 'Teman Makan' di luar negeri, saya coba selingin

  • UNTUNG ADA SAMBEL
    (oleh-oleh dari Vancouver 3) Siang itu (dari pagi seh sebenernya), kami habiskan dengan puter-puter ke

Untitled Document
Forum
Makanan khas Nusantara
Tahapan I Set–Up Resto: Feasibility study/Business Plan
Kamu Siapa? Suka Makan Apa?
How To Be A Good Vegetarian?
Artikel Terpopuler
Hidup adalah pilihan
Warung Pasta: Pasta All Nite Long
Spizza : Neverending Promo
Dapur Buntut : Berani Tampil Beda
Tentang Kami
  Pernah gak abis makan di suatu tempat yang enak (atau interiornya unik) dan kamu jadi ingin banget ngasih tahu tempat itu ke saudara atau teman? Selengkapnya
Send Story
Contact Us
  © 2007 Temanmakan.com

      Home   |   Topik Makan  |   Cerita Makan   |   Ulas Makan   |  Berita Makan   |   Bisnis makan   |   Makan Sehat   |   Makan Unik   |    Forum   |