Siapapun pasti percaya kalau dibilang minum susu itu menyehatkan. Sejak kecil kita selalu dijejali berbagai pesan untuk selalu minum susu. Bahkan pemerintah pun ikut andil dengan ajakan kepada orang tua untuk mencukupi kebutuhan gizi balita lewat program “Empat Sehat Lima Sempurna”. Empat Sehat adalah konsumsi makanan yang bergizi lengkap yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan sebagainya. Nutrisi makanan tersebut idealnya disempurnakan dengan sumber makanan kelima alias minum susu.
Di negara adidaya sendiri, yang notabene penduduknya sudah sadar akan pentingnya nutrisi seimbang, masih merasa perlu untuk meningkatkan konsumsi susu sapi. Anda pasti masih ingat kampanye susu sapi bertitel ‘Got Milk?’ yang sangat sohor itu. Iklan yang TV ad-nya disutradarai
Michael Bay di tahun 1993 itu begitu melekat di benak penontonnya. Hingga tahun lalu serial iklan itu masih terus diproduksi dengan menampilkan figur-figur kondang dari berbagai profesi.
Nah, sekarang percaya tidak kalau ternyata ada juga yang tidak percaya susu itu menyehatkan? Kalau tidak percaya, silakan klik situs
www.nomilk.com. Di situ bisa Anda baca dan temukan mengapa ada situs semacam itu.
Jika mengunjungi situs tersebut, Anda akan dapati berbagai macam informasi,
link, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan efek negatif mengonsumsi susu sapi. Situs ini membagi informasinya ke dalam beberapa bagian. Mulai dari situs individu, institusi pendidikan/berita, laporan media, organisasi, industri produk olahan susu, situs komersial, dan banyak lagi.
JIka kita meng-klik halaman ‘
No Milk Introduction’ terungkaplah kenapa situs semacam ini ada. Di situ diterangkan selintas bahwa jutaan orang di dunia ternyata tidak bisa minum susu karena 4 alasan:
1.
Lactose Maldigestion atau lebih sering dikenal dengan istilah
Lactose Intolerance. Ini adalah kasusu dimana sistem pencernaan seseorang tidak mampu menghasilkan enzim laktase yang dibutuhkan untuk mengurai senyawa gula laktosa yang kompleks.
2.
Milk Allergy. Ini adalah situasi dimana tubuh seseorang bereaksi negatif terhadap salah satu kandungan protein susu.
3.
Casein Intolerance. Ini adalah situasi dimana tubuh memroduksi antibody IgA dan IgG untuk memerangi masuknya
casein, salah satu protein susu.
4.
Villous Atrophy. Ini terjadi saat casein menyebabkan
intestinal villi memipih. Intestinal villi adalah tonjolan seukuran rambut halus di sepanjang usus kecil yang mengandung pembuluh darah dan membantu penyerapan nutrisi.
Ringkasnya situs ini menjelaskan berbagai hal berkenaan dengan susu sapi dan bahaya kandungan proteinnya. Di sebuah link malah ada penelitian yang membuktikan bahwa salah satu protein susu diduga sebagai pemicu kanker payudara dan beberapa jenis kanker lainnya.
Namun demikian Anda tak perlu takut. Mungkin situs ini lebih mengajak kita untuk sedikit lebih waspada dan selalu ‘update’ dengan semua yang kita masukkan ke rongga mulut kita. Jadi ada baiknya Anda juga menggali pengetahuan darinya. Karena saya sendiri percaya pada pepatah yang berbunyi, “Mulutmu, harimaumu!” Tapi dengan pengertian bahwa, apa yang kita makan, jika tidak disertai kewaspadaan, bisa jadi membawa bahaya bagi kita sendiri. Setuju kan? (MS1/05)