Home | Makan Unik | Arsip Artikel
 
Butuh protein? Makanlah rayap!
Makan Unik | Posted Mar 06, 2008 10:43 AM Reh Franciska

Total Rating page ini : 0/5 Stars.
  • Currently 0/5 Stars..
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5


Brazillian Termites by corbis image
Gambar Lainnya
Brazillian Termites
 

Kita semua sudah tahu yang namanya rayap, serangga perusak bangunan maupun bagian bangunan atau peralatan berbahan dasar kayu. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan makannya yang sangat cepat. Yang belum banyak kita ketahui adalah, bahwa sejumlah jenis rayap sesungguhnya mengandung protein tinggi yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan makanan alternatif bagi manusia.

Ahli rayap yang juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Prof Dodi Nandika, menyatakan, dari penelitiannya ada dua genus rayap yang mengandung protein tinggi, yakni Macrotermis spp dan Glyptotermes spp. ”Padahal, di Indonesia ada sekitar 300 spesies, dimana 233 spesies itu ada di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Bayangkan potensinya. Ini sesungguhnya berkah tersembunyi dari sifatnya yang lebih kuat sebagai perusak kayu, ” kata Dodi.

Menurut Dodi, pemanfaatan rayap sebagai sumber protein tinggi dapat dilakukan mulai dari makanan yang sifatnya sederhana, seperti aneka penganan seperti rempeyek rayap, hingga mengolahnya menjadi permen.

Rayap sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan tambahan untuk pakan ayam. Mengingat jumlahnya yang besar di Tanah Air, tidak sulit menemukan rayap di sekitar tempat tinggal warga. Jika perlu, rayap juga diternakkan.

Sejauh ini masyarakat umum hanya kenal rayap sebagai hewan perusak. Dengan kemampuan makan 0,02 miligram bubuk kayu per ekor per hari dan hidup dalam koloni yang mencapai 1-2 juta ekor per koloni, rayap dapat dikatakan sebagai musuh utama manusia. Apalagi kondisi Indonesia yang tropis, dengan kelembaban 70-90%, sangat mendukung perkembangan rayap.

Perubahan iklim ditengarai ikut mempercepat perkembangan rayap yang pada akhirnya memperparah kerusakan bangunan dan peralatan manusia yang terbuat dari kayu. Berdasar penelitiannya dua tahun terakhir, misalnya, 55% bangunan di Jakarta sudah rusak oleh rayap, di Semarang 41% dan Surabaya 36%.Kerugian finansial yang harus ditanggung secara nasional diperkirakan mencapai 3,73 juta dollar AS.

”Diperkirakan sekitar 30% sekolah rusak di Indonesia ini terutama oleh serangan rayap yang menjadi-jadi dan seakan dipermudah dengan konstruksi dan penggunaan bahan kayu berkualitas rendah, ” kata Dodi.

Nah, dengan membudidayakan rayap berarti kita turut membantu mengurangi persentase kerusakan sekolah-sekolah di Indonesia. Makin banyak yang membudidayakan, makin baik. Siapa tertarik? (MU1/03)

(sumber : harian Kompas, 4 Maret 2008)







 
 
 

Posted Oct 05, 2008 07:10 AM rani

saya kayaknya g bisa makan makanan ini deh...

 
 
Login Member Area
Email
Password
 
     
 
  • Ular Goreng
    Waktu itu sore hari. Anak saya Janice, 11 th, tiba-tiba nelpon dari rumah. "Mama aku tadi makan ular", suaranya ringan

  • Doggy Bumbu Pedas
    Ini cerita salah satu rekan kerja saya, James Pardunguan Butar-Butar. Waktu itu James masih SMP. Salah satu teman setia nya

  • Burung Merpati Bapak Kos
    Yang namanya anak kos, pasti pernah mengalami kiriman uang belum datang padahal duit makin menipis. Kalau sudah begitu,

  • Gurita Pembawa Maut
    Di salah satu episode film seri CSI (Crime Scene Investigation) New York yang ditayangkan di tv kabel, ada suatu kisah

Untitled Document
Forum
Makanan khas Nusantara
Tahapan I Set–Up Resto: Feasibility study/Business Plan
Kamu Siapa? Suka Makan Apa?
How To Be A Good Vegetarian?
Artikel Terpopuler
Hidup adalah pilihan
Warung Pasta: Pasta All Nite Long
Spizza : Neverending Promo
Dapur Buntut : Berani Tampil Beda
Tentang Kami
  Pernah gak abis makan di suatu tempat yang enak (atau interiornya unik) dan kamu jadi ingin banget ngasih tahu tempat itu ke saudara atau teman? Selengkapnya
Send Story
Contact Us
  © 2007 Temanmakan.com

      Home   |   Topik Makan  |   Cerita Makan   |   Ulas Makan   |  Berita Makan   |   Bisnis makan   |   Makan Sehat   |   Makan Unik   |    Forum   |