| |
Istana Raja Kobra
Makan Unik | Posted May 16, 2007 13:12 PM Reh Franciska
Total Rating page ini : 3/5 Stars.
- Currently 3/5 Stars..
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
|
Ular Piton Goreng by Mimoy |
|
|
| |
| Rekomendasi |
- Istana Raja Kobra
Jl. Mangga Besar Raya no. 93C Jakarta Barat Tel: (021) 629 6087
- Jl. Kapten Tendean no. 23
Jakarta Selatan Tel: (021) 520 7169
- Jl. Matraman Raya no. 100
Jakarta Timur Tel: (021) 858 3777
- Jl. By Pass Ngurah Rai no. 24X
(Dekat Patung Dewa Ruci) Kuta-Bali Tel: (0361) 763 037
|
|
|
Mendengar nama ular saja kami sudah bergidik. Langsung dong kebayang rupa ular yang ‘menyebalkan’. Kulitnya yang bersisik, mukanya yang tampak jahat, berdesis-desis, lalu meliuk-liuk lagi! Hhh..geli… Namun, don’t judge a book by its cover! Ularnya memang buruk, tapi rasanya? Hmm.. Belum tentu!
Ya! Petualangan kali ini kami mencicipi Restoran Istana Raja Kobra yang terletak di bilangan Tendean, Jakarta Selatan. Petualangan kali ini lebih spesial, sebab tim icip-icip.com ditemani dua lelaki yang beruntung! Ciwil dan Irpunk bersedia menerima tantangan untuk mencicipi hidangan ular dan teman-temannya!
Letak restorannya yang mungil memang menyempil. Kadang orang-orang suka nggak ngeh kalau ada restoran Ular di situ! Bukan sekedar menyajikan obat-obat ramuan dari ular, namun juga hidangan ular! Begitu sampai di depan restoran, sebenarnya nyali agak ciut melihat plang papan nama restoran. Gambar-gambar ular, monyet, kalong, dan beberapa jenis reptilian lain sudah cukup membuat kami lemas. Namun, sudah terlanjur di depan restoran, masa mau balik begitu saja?
Petualangan tetap berlanjut. Kami masuk dan duduk. Melihat daftar menu makanannya saja sempat membuat kami menahan napas. Menu makanan yang ditawarkan ada abon ular dan biawak. Untuk goreng-gorengan ada ular kobra, ular piton, biawak, monyet, dan kalong. Untuk sate ada sate ular, biawak, monyet, dan kalong. Sedangkan untuk sop tersedia sop ular, biawak, Korea dan Taiwan.
Bingung mau makan apa akhirnya kami memutuskan untuk makan ular piton goreng, sate kalong, dan sop biawak. Pihak restoran sendiri merekomendasi supaya kami mencicipi ular piton ketimbang ular kobra, sebab dagingnya lebih tebal. Sedangkan untuk menu lain, masing-masing mempunyai cita rasa khas tersendiri. Jadi, yang manapun rasanya enak, begitu katanya.
Sembari menunggu pesanan, kami dapat mencium bau daging (ular piton) yang digoreng. Wanginya seperti wangi ayam goreng. Hmm, nampaknya bumbu racikannya kurang lebih sama. Setelah terhidang…kemudian dicicipi…..ternyata kurang lebih rasanya agak mirip ayam. Tekstur dagingnya pun empuk, tidak alot, dan mirip ayam! Namun bedanya, pada daging ular piton terdapat tulang-tulang kecil. Ular piton goreng ini dihidangkan bersama sambal. Rasanya cukup enak dan gurih!
Lalu, Sop Biawak. Hmm..sebenarnya mengingat biawaknya saja sudah membuat selera makan terbang. Namun ketika sop-nya dihidangkan, gambaran biawak di kepala hilang begitu saja! Bentuknya mirip daging sapi tetelan yang biasa ada di sop-sop. Isi sopnya cukup sederhana. Daging biawak dengan ditemani potongan daun bawang serta taburan bawang goreng. Rasa kuahnya mirip kuah bakso. Rasa dagingnya mirip rasa ikan. Secara keseluruhan rasanya juga cukup enak dan gurih.
Kemudian, Sate Kalong. Selintas bentuknya mirip sate ayam atau sate daging sapi. Warna dagingnya lebih agak gelap. Sate Kalong ini dihidangkan bersama bumbu kecap (dengan potongan bawang dan cabe rawit) atau dengan bumbu kacang. Lalu rasanya? Kurang lebih tekstur dagingnya seperti daging sapi namun rasanya ada yang mirip-mirip seperti daging ati ayam. Hmm..mungkin seperti kombinasi keduanya. Bentuk seperti daging sapi, rasa seperti ati ayam. Eh, tapi rasanya juga oke! Kalau dari ketiga makanan diatas, yang paling enak adalah sate kalong.
Untuk menu lain, secara umum sih sama dengan menu-menu lainnya. Namun, untuk menu Sop Korea dan Taiwan, keduanya hanya berupa kuah yang mengandung sari/ kaldu daging ular. Namun, kuahnya lebih kental dibandingkan Sop Biawak tadi. Range harga makanan disini berkisar dari Rp. 15.000 - Rp. 40.000. Minuman yang tersedia hanya softdrink dan bir yang harganya berkisar dari Rp. 3.000 - Rp. 18.000. Untuk abon ularnya, dijual per toples yang harganya Rp. 40.000.
Tak hanya menu makanan yang ditawarkan, namun ada pula ramuan darah empedu ular. Ularnya pun macam-macam dari mulai Kobra Hitam, Lanang Sapi, Kali Mangsa, Belang, Ular Hijau, Ular Tanah, Ular Piton, sampai Ular King Kobra. Khasiatnya konon ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, asam urat, asma, batuk, alergi, maag, kencing manis, lever, rematik, dan sebagainya. Mau kombinasi darah empedu dari beberapa ular juga bisa. Atau mau pilih arak ramuannya? Juga bisa. Kalau Anda berobat kesini, silakan konsultasi dahulu nanti Anda akan direkomendasikan untuk minum ramuan tertentu sesuai aturan. Jangan lupa patuhi aturannya supaya khasiatnya benar-benar terasa!
Istana Raja Kobra dengan kapasitas tempat duduk sebanyak kira-kira 20 seats, buka setiap harinya dari pukul 09.00 - 21.00. Sembari menunggu makanan, Anda juga boleh melihat ular-ular yang berada dalam kandang di satu ruangan khusus. Jika takut merusak selera makan, lebih baik lihat ularnya nanti saja setelah makan. Lumayan, ada hiburan gratis serasa di Kebun Binatang! =D
|
 |
| |
|
Total Rating (1 votes)
|
- Currently 33/5 Stars.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
|
| |
|
|
|
| |
- Ular Goreng
Waktu itu sore hari. Anak saya Janice, 11 th, tiba-tiba nelpon dari rumah. "Mama aku tadi makan ular", suaranya ringan
- Doggy Bumbu Pedas
Ini cerita salah satu rekan kerja saya, James Pardunguan Butar-Butar. Waktu itu James masih SMP. Salah satu teman setia nya
- Burung Merpati Bapak Kos
Yang namanya anak kos, pasti pernah mengalami kiriman uang belum datang padahal duit makin menipis. Kalau sudah begitu,
- Gurita Pembawa Maut
Di salah satu episode film seri CSI (Crime Scene Investigation) New York yang ditayangkan di tv kabel, ada suatu kisah
|
|
|